Tepat 31 tahun yang lalu, Perdana mentri Swiss, Olof Palme, dibunuh ketika dalam perjalanan pulang dari teater di Stockholm. Pada peristiwa 28 Februari 1986 tersebut, istri Olof Palme juga menderita luka cukup parah akibat tembakan jarak dekat. Olof dan istrinya di tembak dari belakang denga jarak yang cukup dekat oleh penembak tak dikenal. Olof meninggal saat itu juga dan pembunuhnya berhasil melarikan diri.

Olof Palme adalah salah satu pemimpin Swiss dengan pengamanan paling minim. Dirinya seringkali terlihat bersama istri tanpa pengawalan ketat dari aparat negara. Olof Palme juga adalah seorang politisi yang berpihak pada buruh dan memiliki pandangan politik yang cukup sosialis. Pada saat itu, pandangan politiknya banyak ditentang oleh kaum kapitalis dan juga kaum konservatif. Salah satu kritik Olof Palme paling keras adalah terkait aktivitas militer Amerika Serikat di Vietnam.

Olof Palme 1974 (cropped).jpg

Olof Palme via wikipedia.org

Sikap anti imperialismenya juga cukup berimbang. Dirinya bukan hanya mengkritik Amerika, namun juga Rusia atas andil mereka di Praha dalam peristiwa yang dikenal dengan sebutan Prague Spring. Dia juga menolak politik apharteid dan mendukung sangsi ekonomi terhadap Afrika Selatan. Selain itu, Olof juga ditunjuk sebagai salah satu mediator dalam perang Irak dan Iran.

Sikap idealis Olof Palme ini membuat dirinya memiliki banyak musuh sekaligus teman. Sikapnya yang tegasd dan lantang dalam menyuarakan penolakan membuat dirinya merupakan tokoh yang banyak diliput media.

Dua tahun setelah peristiwa pembunuhan itu, seseorang bernama Christer Pettersson ditangkap dan didakwa sebagai pembunuh Olof berdasarkan informasi yang diperoleh dari istri Olof. Namun, pada tahun 1989, Christer dibebaskan setelah proses banding membuktikan bahwa bukti yang dipakai dalam dakwaan Christer sangat lemah. Christer dihadiahkan 50.000 dolar AS sebagai kompensasi atas proses salah tangkap yang melanda dirinya.

Christer Pettersson via Ådärkomdenja

Meski pernah mengaku sebagai pembunuh Olof dalam sebuah wawancara televisi, namun Christer tidak pernah lagi diproses hukum atau disidangkan terkait kasus pembunuh tersebut. Hingga saat ini, siapa pembunuh Olof sebenarnya masih menjadi misteri. 

Login or Sign Up to comment this post

Comments (0)