Seorang ulama Iran yang tinggal di Australia menghebohkan media sosial Indonesia dengan pembelaan kukuhnya terhadap Gubernur Jakarta Basuki "Ahok" Tjahaja Purnama, yang saat ini diadili atas tuduhan penghujatan.

Dalam serangkaian tweet, Shaikh M. Tawhidi, menantang pencela Ahok, termasuk organisasi garis keras Front Pembela Islam, atau FPI, untuk berdebat tentang penafsiran Al Maidah 51, ayat dari Al-Quran yang dikutip oleh Ahok dalam kata sambutannya yang memicu tuduhan penghujatan atas diri Ahok.

Tahwidi meminta Presiden Joko "Jokowi" Widodo untuk memungkinkan dia untuk bersaksi di pengadilan dalam pertahanan Ahok.

Tahwidi, yang menyebut dirinya sebagai "Imam of Peace," mengklaim dia tahu Ahok secara pribadi dan percaya bahwa Ahok bahkan lebih soleh dari para pesaingnya.

Ahok sekarang kembali ke pekerjaannya sebagai Gubernur sambil menunggu putaran kedua pemilihan gubernur Jakarta pada tanggal 19 April, di mana ia akan menghadapi mantan menteri pendidikan Anies Baswedan.

 

 

Sumber:

Twitter via JakartaGLobe

Login or Sign Up to comment this post

Comments (0)